Selasa, 23 Maret 2010

Masa Depan Kita Sudah Dirancang Oleh Tuhan

"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan" (Yer 29:11)


Kita semua pasti sudah ngerti kalo Tuhan sayang dan care sama kita. Pengalaman pribadi kita sama Tuhan sdh bisa ngeyakinin kita soal itu.

Tuhan benar2 memikirkan kita dan Tuhan juga mempunyai pikiran2 akan masa depan kita. Nah apa jadi nya kalo Tuhan memikirkan kita?

1. Coba bayangin kalo ada orang yg selalu berpikir bahwa kita adalah orang baik, yg ia kasihi, gimana perasaan kita? Senang banget kan? Itulah yg namanya atmosfer. Pemikiran seseorang tentang kita bisa menciptakan atmosfer. Pernah nggak kita ngerasa risih dan rikuh saat berasa di dekat seseorang yg kita tau kalo dia nggak nganggep kita, dan masalahnya dia punya power atas kita, nggak nyaman, kan?

Namun Tuhan selalu memikirkan bahwa kita adalah pribadi yg Ia kasihi. Berkali-kali Tuhan menegaskan hal ini dalam firman-Nya. Karena itulah, seorang pendosapun bakal ngerasa nyaman saat dirinya bertemu dengan Tuhan Yesus.
Penerimaan dari Tuhan merupakan hal utama dalam diri kita. Atmosfer di dalam diri kita nggak tergantung dgn seberapa banyak duit kita or duit ortu kita, secemerlang apa otak kita, sebanyak apa teman kita, sebagus apa bodi kita ataupun secakep apa pacar kita. Semua itu nggak penting kalo kita nggak ngerti bahwa Ia memikirkan dan mengasihi kita.

2. Kalo kita tau bahwa seseorang berpikir hal2 yg baik tentang kita, pastinya kita nggak pengen ngecewain dia dengan bertindak buruk yg bisa ngerusak pikiran dia, kan? Sebaliknya, kalo ada yg mikir jelek soal kita, kadang bisa muncul rasa jengkel dan kecewa, dan pengen nunjukin emosi kita dengam bertingkah buruk seperti pikirannya dia.

Tuhan selalu berpikir bahwa kita adalah anak yg baik, saudara yg baik, sahabat yg baik, dst. Jika kita mengetahui hal2 demikian adalah pikiran Tuhan akan kita, masakan kita akan bertingkah buruk? NGGAK. Kita akan semakin berusaha menguatkan pikiran2 itu dengan bertingkah BAIK, karena kita nggak pengen ngecewain Tuhan yg sdh berpikir BAIK tentang kita.

Tuhan udah ngeyakinin kita lewat firmanNya bahwa Ia memikirkan hal2 baik untuk masa depan kita, kita kudu menguatkan pikiran Tuhan itu dengan perilaku yg layak untuk menyandang masa depan yg sudah Ia siapkan.
Masa ada seorang ahli waris perusahaan gede yg perilakunya seenaknya kalo dia udah tau bakal mimpin perusahaan? Sebaliknya dia akan memperlengkapi diri dan nyiapin dirinya dengan sebaik-baiknya

Nah pada akhirnya, pikiran bahwa kita adalah pribadi yg baik, yg dikasihi oleh Tuhan dan yg memiliki masa depan penuh harapan itu harus ada dalam pikiran kita juga, alias kita kudu mempunyai IMAN atas pikiran Tuhan itu.
Jangan ragu dan mudah kecewa dengan keadaan saat ini.
Walaupun saat ini kita ngerasa "nothing", tapi tetaplah memiliki IMAN akan setiap pikiran Tuhan tentang kita.
Ingat hari depan kita sudah dirancang oleh Tuhan, Ia jauh lebih memikirkannya daripada kita sendiri.

Tuhan Memberkati

Sumber : Renungan harian remaja & Pemuda

But they that wait upon the Lord shall renew their strength; they shall mount up with wings as eagles; they shall run, and not be weary; and they shall walk, and not faint. (Isaiah 40:31)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar