Selasa, 23 Februari 2010

What...!?

Ayat Bacaan : Ulangan 27: 20-23.

"Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat." (Matius 15:19).

Seorang wanita beranak satu baru saja kehilangan suaminya sebulan yang lalu. Anaknya masih berusia 4 tahun. Lalu tiba-tiba ia ketemu dengan mantan pacarnya yang tinggal di luar kota. Ia menceritakan keadaannya yang sudah menjanda. Mantannya ini telah menikah dan memiliki satu orang putri berusia 5 tahun.

Tapi lama-lama ia memanfaatkan perhatian mantannya itu dan rela menjadi istri kedua meskipun dengan jarak jauh. Ia bahkan mengakui kepada tetangganya bahwa mantannya itu adalah calon suaminya. Orang tuanya pun setuju meskipun mereka semua tahu bahwa pria itu adalah suami orang lain. What??

Kini, mantannya itu tiap akhir pekan berkunjung ke kotanya, meskipun mantannya tinggal di kota lain. Dan mereka serumah layaknya suami istri.

Hati wanita ini dipenuhi dengan siasat jelek. Mungkin berawal dari kesedihannya yang kehilangan suami. Lalu berlanjut dengan kekuatiran akan biaya hidupnya dan anaknya. Dan berlanjut menjadi hawa nafsu.

Inilah yang terjadi jika manusia tidak menjaga hati. Segala hal jahat akan muncul dalam pikirannya dan tindakannya sudah tidak dalam kebenaran Tuhan lagi. Dosa seakan-akan menjadi solusi hidup dan sangat menguntungkan.

Jaga hati untuk setiap masalah yang kita hadapi. Jangan sampai kita lupa diri dan melakukan dosa.

Kita boleh mencari solusi hidup, tapi tetap bersandar pada kebenaran Tuhan. Selama kita tidak membiarkan hati dan pikiran kita dipengaruhi oleh iblis, maka kita pasti mampu melewati masalah demi masalah tanpa harus menyelesaikannya dengan pelanggaran.

Doa : Tuhan, biarlah Roh Kudus-Mu menjaga hati dan pikiranku..

Sumber : Renungan Bulanan Wanita.

But they that wait upon the Lord shall renew their strength; they shall mount up with wings as eagles; they shall run, and not be weary; and they shall walk, and not faint. (Isaiah 40:31)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar