Sabtu, 20 Februari 2010

Kutukkah?

Ayat Bacaan : Ulangan 28:15-46.

"Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya."
(Amsal 3:33).

Teman saya bagai disambar petir. Ibunya yang iseng-iseng melakukan medical check-up ternyata menemukan jantungnya memiliki banyak lubang ( di renungan tertulis bolong-bolong-penulis ) sebesar koin seribuan dan dokter menyarankannya untuk melakukan bypass.

Mereka sendiri bingung apa artinya yang jelas dokter mengatakan bahwa itu adalah operasi besar dengan modal 500 hingga 600 juta rupiah.

Baru seminggu terkaget-kaget dengan kabar penyakit jantung ibunya, suami kenalan saya ini harus masuk rumah sakit karena penyakit hati. Ia sempat berpikir apakah ia telah berbuat dosa sehingga Tuhan 'mengutuknya'.

Ketika kita berhadapan dengan masalah yang bertubi-tubi datang mengganggu, jangan pernah menghitung atau menganggap itu sebagai kutuk yang diturunkan oleh Tuhan. Cobaan itu bisa datang justru karena Tuhan begitu mengasihi kita dan Ia ingin kita lebih dekat lagi kepada-Nya.

Dengan adanya masalah, kita akan lebih sering berkomunikasi dengan Dia. Ada kalanya, melalui masalah, Tuhan ingin menunjukkan kebesaran-Nya dan mujizat-Nya. Tempat kediaman orang benar diberkati-Nya dan kutuk tidak berkutik bagi orang-orang yang hidup kudus di hadapan Tuhan.

Mulai hari ini berpikirlah positif tentang semua perkara yang kita alami. Jangan pernah berpikir bahwa Bapa suka mengutuk anak-anak-Nya yang berbuat dosa. Ia penuh dengan pengampunan dan selalu ingin memberikan yang terbaik buat anak-anak-Nya.

Kutuk bukanlah pilihan utama bagi-Nya, namun berkat menjadi prioritas buat umat-Nya.

Doa : Bapa, aku percaya bahwa Engkau selalu memberikan yang terbaik buatku.

Sumber : Renungan Bulanan Wanita.

But they that wait upon the Lord shall renew their strength; they shall mount up with wings as eagles; they shall run, and not be weary; and they shall walk, and not faint. (Isaiah 40:31)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar