Minggu, 29 Agustus 2010

Doa Untuk Puteraku


Satu Puisi yang ditulis oleh Jenderal Douglas MacArthur‬


Doa untuk Puteraku‬

‪‬

Tuhanku...‬

‪Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat‬ untuk mengetahui kelemahannya.‬

‪Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.‬
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.‬
Tetap jujur dan rendah hati dalam kemenangan.‬

‪Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat‬ mewujudkan cita-citanya‬ dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.‬

‪Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri‬ adalah landasan segala ilmu pengetahuan.‬

‪Tuhanku...‬

‪Aku mohon, janganlah pimpin puteraku‬ di jalan yang mudah dan lunak.‬
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan,‬ kesulitan dan tantangan.‬

‪Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai‬ dan senantiasa belajar untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.‬

‪Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi,‬ sanggup memimpin dirinya sendiri,‬ sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.‬

‪Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria‬ tanpa melupakan makna tangis duka.‬

‪Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah‬ namun tak pernah melupakan masa lampau.‬

‪Dan, setelah semua menjadi miliknya...‬

‪Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh‬ namun tetap mampu menikmati hidupnya.‬

‪Tuhanku...‬

‪Berilah ia kerendahan hati...‬

‪Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...‬

‪Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...‬

‪Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya,‬ dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"‬

‪Amin.‬

‪‬
But they that wait upon the Lord shall renew their strength; they shall mount up with wings as eagles; they shall run, and not be weary; and they shall walk, and not faint. (Isaiah 40:31)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar