Selasa, 05 Oktober 2010

Sukacita

Cobalah Anda perhatikan di mall, orang lebih suka memakai lift/eskalator dibandingkan dengan memakai tangga biasa. "Praktis, mudah dan lebih cepat", mungkin itu yang menjadi alasan bagi mereka. Tetapi di salah satu mall di Stockholm, orang lebih menyukai naik tangga.

Apa rahasianya? Ternyata sang pemilik mall memodifikasi tangga tersebut dan ketika diinjak, anak tangga akan berbunyi seperti denting piano. Hanya dengan modifikasi yang kreatif, banyak orang memilih untuk naik tangga sambil menikmati musik yang dimainkan kaki mereka. Sukacita karena mendengarkan musik, membuat lelah naik tangga pun tidak terasa.

Orang yang bersukacita mampu menanggung penderitaannya, sebaliknya orang yang pesimis langsung KO oleh masalah kecil saja.

Sukacita ibarat "bensin pada motor". Ketika sukacita ada, motor menjadi hidup, dan kita mampu bergerak maju (bahkan melewati bukit terjal sekalipun). Sebaliknya, ketika bensin tidak ada, jangankan di bukit terjal, di jalan ber-aspal mulus saja, motor kita tak akan mampu melaju kencang.

Ketika sukacita memenuhi hati kita, pekerjaan sesulit apapun mudah untuk kita lakukan. Coba kalau pesimis yang memenuhi hati kita. Jangankan hal sulit, persoalan hidup yang mudah pun tak bisa kita selesaikan, mood menjadi kurang baik, dan kita merasa seperti tak ada gairah untuk hidup.

"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" (Filipi 4:4).

Alkitab menasehatkan kita untuk selalu bersukacita senantiasa. Ini artinya: Benih sukacita sudah ada sebelumnya di dalam hati kita. Sukacita tidak pernah hilang di dalam hidup kita. Keputusan dan cara berpikir kitalah yang membuat sukacita itu tidak bisa mengalir keluar.

Jangan menggantungkan sukacita pada mood (perasaan) Anda, tetapi ambillah keputusan untuk tetap memiliki sikap hidup bersukacita senantiasa. Masalah boleh datang menyerbu, tapi kita tetap belajar untuk bersukacita senantiasa. Kenapa? Karena kita percaya selain setiap ujian (masalah) yang datang dalam kehidupan kita tidak pernah melebihi kekuatan kita, lewat ujian tersebut kita akan melihat nama Tuhan dipermuliakan juga melalui hidup kita.
♡ ◦°˚G☺d♡BlĪµ§§ U◦°˚♡
But they that wait upon the Lord shall renew their strength; they shall mount up with wings as eagles; they shall run, and not be weary; and they shall walk, and not faint. (Isaiah 40:31)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar